Klinik Kesehatan Rutan Banjarnegara Rutin Melakukan Cek Kesehatan WBP Lansia
Cari Berita

Advertisement

Klinik Kesehatan Rutan Banjarnegara Rutin Melakukan Cek Kesehatan WBP Lansia

Redaksi

Banjarnegara TV – Klinik Kesehatan Rutan Kelas IIB Banjarnegara melaksanakan pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah, Sabtu (14/12/2024) dalam upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lanjut usia (lansia).

Klinik Kesehatan Rutan Banjarnegara Rutin Melakukan Cek Kesehatan WBP Lansia
(Dok. Humas Rutan Banjarnegara)
 

Kegiatan ini rutin dilakukan kepada WBP terutama bagi lanjut usia dengan memenuhi berbagai standar medis dan juga didasarkan pada prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM), yang menjamin setiap individu mendapatkan perlakuan yang adil dan layak.

 

Dikutip dari Tim Humas Rutan Banjarnegara, Perawat Pertama Klinik Kesehatan Rutan Banjarnegara Bayu Teovilus menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan bagi WBP lansia sangat penting untuk mencegah potensi penyakit yang sering muncul pada kelompok usia lanjut, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

 

"Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga mengedepankan prinsip HAM dalam memberikan layanan kesehatan. Setiap WBP, apapun statusnya, berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan memadai," ujar Bayu saat melakukan pemeriksaan terhadap WBP lansia.

 

Lebih lanjut, Bayu menambahkan bahwa perhatian terhadap kesehatan WBP lansia bukan hanya sekadar kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari penghormatan terhadap hak asasi mereka sebagai manusia.

 

"Pemeriksaan kesehatan rutin ini merupakan langkah konkret dari Rutan Banjarnegara dalam memastikan bahwa hak atas kesehatan setiap WBP terlindungi, terutama bagi lansia yang lebih rentan terhadap penyakit. Kami berupaya memberikan layanan kesehatan yang profesional dan humanis," tegas Bayu.

 

 

Bima Ganesha Widyadarma selaku Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara berharap agar kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dapat terus dilaksanakan dengan penuh komitmen.

 

"Tanggung jawab kami tidak hanya dalam aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga dalam memastikan bahwa hak-hak dasar WBP, termasuk hak atas kesehatan, terpenuhi dengan baik,” ujarnya.