Zahra Mulan Aprilliana, Pecinta Seni yang Mengejar Mimpi Jadi Statistikawan
Cari Berita

Advertisement

Zahra Mulan Aprilliana, Pecinta Seni yang Mengejar Mimpi Jadi Statistikawan

Redaksi

Banjarnegara.tv - Matematika bagi sebagian besar orang adalah pelajaran yang sulit dan memusingkan. Tapi tidak demikian bagi Zahra Mulan Aprilliana yang justru sangat menyukai Matematika.



Zahra Mulan Aprilliana. (doc. Pribadi)


Siswi kelas X SMA Negeri 1 Banjarnegara ini mengaku enjoy saat mengerjakan soal atau menghafalkan rumus matematika. Rupanya kesukaan Zahra pada Matematika bukan tanpa sebab. Lantaran gadis manis kelahiran 20 April 2008 itu punya mimpi untuk menjadi seorang statistikawan alias ahli statistik.


“Dulu sih, waktu SD inginnya jadi pramugari. Tapi setelah masuk SMA jadi suka statistika, jadi ya memang ingin bisa jadi ahli statistik suatu hari nanti,” ungkap Zahra.


Zahra ternyata juga memiliki bakat seni yang nggak kalah jika dibandingkan dengan kemampuan akademiknya lho. Kesukaannya pada matematika sebanding dengan rasa cintanya pada dunia seni. 


Saat masih duduk di bangku SD, Zahra sukses menjadi juara harapan 2 dalam lomba bercerita Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019. Selain bercerita, Dara yang akan genap berusia 16 tahun ini pun suka menulis. Pada tahun 2022 lalu, cerpennya berhasil terbit dalam antologi Semua Baik-Baik Saja terbitan Dailitera Media Pustaka.


Saat ini di samping kesibukannya sebagai siswi SMA, Zahra juga aktif di Forum Anak Banjarnegara. Dengan aktif di Forum Anak, Zahra ingin ikut berpartisipasi dalam penyediaan wadah aspirasi serta perlindungan terhadap anak. 


Satu lagi hobi yang dilakukan Zahra di sela kesibukannya sebagai seorang pelajar adalah menari. Ia merupakan salah satu penari muda yang bergabung dalam Sanggar Seni Indah Ceria. Sama seperti aktivitasnya yang lain, Zahra pun menoreh banyak prestasi sebagai penari. Dalam waktu dekat, ia bersama rekan sesama penari akan ikut memeriahkan Hari Jadi Banjarnegara ke-453.


Semua kegiatan yang Zahra lakukan sejalan dengan motto hidupnya “Gagal yang sesungguhnya adalah berhenti untuk mencoba.” Itulah mengapa ia terus mencoba dan mengembangkan diri dengan melakukan tugasnya sebagai pelajar tapi tidak melupakan hobi dan kecintaan pada seni. (Red/Fit)